By. Danny tristianto, 12141349 / 5J
Kejujuran di atas segalanya
Kejujuran di Indonesia semakin hari
semakin hilang itu terlihat semakin banyaknya koruptor di negri kita tercinta.
Seolah olah kepandaian yang dimilikinya hilang seketika gara gara sifat tidak
jujurnya. Kepandaianpun tidak akan beratri apa apa jika tidak di ikuti dengan
kejujuran. Penanaman jujur harusnya dilakukan sejak dini agar generasi penerus
bangsa ini semakin membaik dan berkurangnya koruptor koruptor di bangsa ini.
Penanaman kejujuran bisa kita mulai
dari anak sekolah dasar/ anak sd, dengan cara tiap sekolah dasar membuat
program program yang melatih kejujuran siswanya antara lain program yang bisa
di terapkan adalah, membuat kantin kejujuran, dengan adanya kantin kejujuran
kita akan bisa melatih sedikit demi sedikit kejujuran mereka. Tetapi itu bukan
hal yang mudah untuk diwujudkan terlebih kita harus siap menanggung rugi akibat
banyaknya siswa yang belum bias jujur, pedagang mana sih yang rela untuk merugi
? dengan demikian alangkah baiknya jika pembutan kantin kejujuran diambil dari
iuran tiap guru agar tidak ada satu oknum saja yang merasakan kerugian. Missal
saja tiap guru iuran 10.000 jika ada 10 orang guru maka udah terkumpul uang
100.000, dengan uang 100.000 tersebut saya kira sudah cukup untuk membuat kantin
kejujuran. Dengan demikian untung atau rugi kita bias rasakan secara bersama.
Memang program tersebut akan sia jika di sekolah tingkat selanjutnya tidak
diterapkan kembali tapi paling tidak kita sebagai guru SD telah mengajari anak
didik kita kejujuran. Langkah yang ke-2 bisa dilakukan dengan cara guru lebih
mementingkan proses belajar anak dari pada hasil ulangan anak. Buat apa sih pintar tapi tidak jujur ?
dengan begitu siswa akan ogah mencontek dan mereka akan jujur mengerjakan
ulangan semampu mereka masing masing.
Marilah kita membangun kembali
negeri kita tercinta dengan kejujuran yang tinggi agar negeri kita terbebas
dari koruptor
Tidak ada komentar:
Posting Komentar