Senin, 29 Desember 2014

kejujuran di atas segalanya


By. Danny tristianto, 12141349 / 5J

Kejujuran di atas segalanya
            Kejujuran di Indonesia semakin hari semakin hilang itu terlihat semakin banyaknya koruptor di negri kita tercinta. Seolah olah kepandaian yang dimilikinya hilang seketika gara gara sifat tidak jujurnya. Kepandaianpun tidak akan beratri apa apa jika tidak di ikuti dengan kejujuran. Penanaman jujur harusnya dilakukan sejak dini agar generasi penerus bangsa ini semakin membaik dan berkurangnya koruptor koruptor di bangsa ini.
            Penanaman kejujuran bisa kita mulai dari anak sekolah dasar/ anak sd, dengan cara tiap sekolah dasar membuat program program yang melatih kejujuran siswanya antara lain program yang bisa di terapkan adalah, membuat kantin kejujuran, dengan adanya kantin kejujuran kita akan bisa melatih sedikit demi sedikit kejujuran mereka. Tetapi itu bukan hal yang mudah untuk diwujudkan terlebih kita harus siap menanggung rugi akibat banyaknya siswa yang belum bias jujur, pedagang mana sih yang rela untuk merugi ? dengan demikian alangkah baiknya jika pembutan kantin kejujuran diambil dari iuran tiap guru agar tidak ada satu oknum saja yang merasakan kerugian. Missal saja tiap guru iuran 10.000 jika ada 10 orang guru maka udah terkumpul uang 100.000, dengan uang 100.000 tersebut saya kira sudah cukup untuk membuat kantin kejujuran. Dengan demikian untung atau rugi kita bias rasakan secara bersama. Memang program tersebut akan sia jika di sekolah tingkat selanjutnya tidak diterapkan kembali tapi paling tidak kita sebagai guru SD telah mengajari anak didik kita kejujuran. Langkah yang ke-2 bisa dilakukan dengan cara guru lebih mementingkan proses belajar anak dari pada hasil ulangan anak. Buat apa sih pintar tapi tidak jujur ? dengan begitu siswa akan ogah mencontek dan mereka akan jujur mengerjakan ulangan semampu mereka masing masing.
            Marilah kita membangun kembali negeri kita tercinta dengan kejujuran yang tinggi agar negeri kita terbebas dari koruptor

Tidak ada komentar:

Posting Komentar